Kamis, 26 Januari 2023

Ibu


 IBU

Seperti Puisi: Mohamad Johan


Sebilah belati tajam dihunus kelam 

Tak mampu menciptakan rapuh

Cahaya cita-citamu semakin teguh 

membesarkanku buah doamu


Telapak tanganmu mengeras

Kakimu mencadas

Melompati jurang-jurang

Menggapai gemintang


Aku tak pernah mendengarmu mengeluh

Ketika sengal nafasmu bermandi peluh

Selesai sujud kau tengadah

Mengadukan jalan penuh darah


Aura yang kau alirkan dalam darahku

Menuntun kerinduan pada kenangan

Saat kilat melantukan maklumat:

Senyummu itu surgaku


Sumenep, 26/01/2023

0 komentar:

Posting Komentar